Tips Sehat

loading...

Senin, 28 Mei 2018

TABLET EXCIPIENT

  • Bahan eksipien adalah zat tidak aktif yang diformulasikan di samping bahan aktif obat, untuk keperluan formulasi bulking-up yang mengandung bahan aktif yang poten.
  • Produk obat mengandung kedua zat obat (biasa disebut bahan aktif farmasi / BAF atau API) dan eksipien. Formulasi API dengan eksipien terutama untuk memastikan produk obat berkhasiat dengan sifat yang diinginkan dan proses pembuatan yang berkesinambungan
  • Eksipien menentukan sebagian besar produk akhir dalam bentuk sediaan seperti tablet, kapsul, dan lain-lain, kecepatan disintegrasi, laju pelepasan, pelepasan obat, perlindungan terhadap kelembaban, stabilitas selama penyimpanan, dan kompatibilitas.
  • Sifat biologis, kimia dan fisik yang dihasilkan dari produk obat secara langsung dipengaruhi oleh eksipien yang dipilih, konsentrasinya dan interaksi dengan API:
  Konsistensi pelepasan obat dan bioavailabilitas
 Stabilitas termasuk perlindungan dari degradasi
  Kemudahan pemberian kepada pasien target populasi dengan rute yang diinginkan
  • Eksipien harus tidak memiliki bioaktivitas, tidak ada reaksi dengan zat obat, tidak berpengaruh pada fungsi eksipien
     
  • Sifat ideal eksipien :
    1. Tidak ada interaksi dengan obat
    2. Hemat biaya
    3. Secara farmakologis inert
    4. Stabil dalam penangananya
    5. Layak diproduksi
  •  
  • DILUEN / PENGISI


    • Pengisi meningkatkan volume ke formulasi untuk membuat tablet dengan ukuran yang diinginkan. 

    • Bahan pengisi yang banyak digunakan adalah laktosa, dekstrin, selulosa mikrokristalin, pati, pati pregelatinisasi, sukrosa bubuk, dan kalsium fosfat.

    • Pengisi dipilih berdasarkan berbagai faktor, seperti pengalaman pabrikan dalam pembuatan tablet lain, biayanya, dan kompatibilitasnya dengan bahan formulasi lainnya. Misalnya, dalam pembuatan tablet atau kapsul antibiotik tetrasiklin, garam kalsium tidak boleh digunakan sebagai pengisi karena kalsium mengganggu penyerapan antibiotik dari saluran GI.





    http://risalahilmufarmasi.blogspot.co.id/2018/05/tablet-excipient.htmlDILUEN / PENGISI
    Tujuan pengencer:
    • meningkatkan bulkiness
    • meningkatkan kohesi
    • meningkatkan aliran
    • untuk memungkinkan pembuatan tablet metode kempa langsung
    Contoh:
    Calcium phosphate (10-15%)
    Starch (5-10%0 Calcium sulphate (5-10%)
    http://risalahilmufarmasi.blogspot.co.id/2018/05/tablet-excipient.html Microcrystalline cellulose (5-15%)

    http://risalahilmufarmasi.blogspot.co.id/2018/05/tablet-excipient.html

    BINDERS / PENGIKAT
    §  Binders atau bahan pengikat berfungsi memberi daya adhesi pada massa serbuk pada granulasi dan kempa langsung serta untuk menambah daya kohesi yang telah ada pada bahan pengisi. Adhesi memungkinkan pembuatan granul dan menjaga keutuhan tablet akhir.
    §  Binder menambahkan kekuatan mekanis terhadap tablet atau granul.
    §  Bahan pengikat yang umum digunakan meliputi: pati, gelatin dan gula (sukrosa, glukosa, dekstrosa, dan laktosa). Bahan pengikat dapat ditambahkan dalam bentuk kering dan bentuk larutan (lebih efektif).
     Bahan pengikat secara umum dapat dibedakan menjadi:
    1. pengikat dari alam
    2. polimer sintetik/semisintetik
    3. gula.
     Pada granulasi basah, bahan pengikat biasanya ditambahkan dalam bentuk larutan (dibuat solution, musilago atau suspensi), namun dapat juga ditambahkan dalam bentuk kering, setelah dicampur dengan massa yang akan digranul baru ditambahkan pelarut.
    http://risalahilmufarmasi.blogspot.co.id/2018/05/tablet-excipient.html
     Pada pembuatan tablet dengan metode granulasi kering dan kempa langsung, bahan pengikat ditambahkan dalam 
  • Disintegrants 
    Ditambahkan ke formulasi tablet untuk memudahkan pemecahan atau disintegrasinya saat kontak dengan air di GIT.
    • Example:             
    • Starch- 5-20% of tablet weight.
    • Starch derivative – Primogel and Explotab (1-8%)
    • Clays- Veegum HV, bentonite 10% level in colored tablet only
    • Cellulose
    • Cellulose derivatives- Ac- Di-Sol (sodium carboxy methyl cellulose)
    • Alginate
    • PVP (Polyvinylpyrrolidone)
    Cara kerja:
    Dalam banyak kasus, pemasukan air secara tunggal akan menyebabkan disintegrasi, dengan menghancurkan kekuatan kohesif intra-partikel yang mengikat tablet bersama-sama dan menghasilkan selanjutnya disintegrasi.

    Jika pembengkakan terjadi bersamaan dengan pemasukan air, saluran untuk penetrasi diperlebar oleh ruptur fisik dan tingkat penetrasi air dalam bentuk gelombang meningkat.

    http://risalahilmufarmasi.blogspot.co.id/2018/05/tablet-excipient.html

     
    Superdisintegrants
  • Super Disintegrants digunakan Rapid Disintegrating Tablets.
    • Contoh: selulosa crosscarmellose-cross-linked, povidone berikatan silang Crosspovidone (polimer), pati Sodium starchglycolate-crosslinked.
     
    • Produk cross-linked ini mengembang hingga sepuluh kali lipat dalam 30 detik saat bersentuhan dengan air.
     
    • Sebagian disintegrant ditambahkan sebelum granulasi dan sebagian sebelum kompresi, yang berfungsi sebagai glidan atau lubrikan.
     
    • Lepasnya karbon dioksida dalam tablet effervecent merupakan proses
    disintegrasi

    http://risalahilmufarmasi.blogspot.co.id/2018/05/tablet-excipient.html

     
    Lubrikan and Glidants

    • Lubrikan dimaksudkan untuk mencegah adhesi bahan tablet terhadap permukaan punch dan die, mengurangi friksi antar partikel dan dapat memperbaiki laju alir granulasi tablet.
    • Glidants dimaksudkan untuk meningkatkan aliran butiran atau bahan serbuk dengan mengurangi gesekan antar partikel.
  • Contoh:
    • Lubrikan - Asam stearat, garam asam stearat - Asam stearat, Magnesium
    stearat, talek, PEG (Polyethyleneglycols), Surfaktan
    • Glidant - Pati Jagung - Konsesi 5-10%, Talc-5% conc, Silika derivatif Silika
    koloid seperti Cab-O-Sil, Syloid, Aerosil di 0,25-3% conc.
    LUBRIKAN mencegah terjadinya granul / powder menempel terhadap punch
    dan die dan mendorong pelepasan secara halus dari die setelah pemadatan.
     Magnesium stearat adalah lubrikan tablet yang paling banyak digunakan.
     Pelumas cenderung bersifat hidrofobik, sehingga kadarnya (biasanya 0,3 - 2%)
    perlu dioptimalkan
     Kekurangan lubrikan akan menyebabkan daya alir buruk dan menyebabkan
    masalah kelengketan / sticking
     Kelebihan lubrikan dapat meningkatkan kekerasan tablet dan mempengaruhi
    kecepatan disolusi

    http://risalahilmufarmasi.blogspot.co.id/2018/05/tablet-excipient.html
    Glidan / Bahan Pelincir
    Glidants meningkatkan aliran granul tablet atau bahan serbuk dengan mengurangi gesekan antar partikel.

    Glidant yang umum digunakan adalah talk, pati, silika koloid, silikat, stearat,kalsium fosfat, dll.

    Efek glidant terhadap aliran granul tergantung pada bentuk dan ukuran partikel glidant dan granul

    Pada umumnya glidan hidrofilik, lebih cocok terhadap granul hidrofilik dan Sebaliknya

    Glidants dalam formulasi tertentu memastikan peningkatan aliran granul sampai konsentrasi optimum tertentu. Selain konsentrasi glidan tersebut, alju alir granul akan turun

    ANTIADHERENT / ANTILEKAT
     
    Bahan ANTIADHERENT mencegah melekatnya sediaan pada dinding kemasan yang disebabkan bukan karena efek gesekan. 
    Contoh : talk, magnesium stearat dan amilum jagung


    BAHAN PEMBASAH
     Bahan pembasah membantu pengembangan tablet oleh air dan dengan demikian meningkatkan disintegrasi dan membantu dalam disolusi obat.
     Penambahan surfaktan anionik seperti Sodium Lauryl Sulphate (SLS) diketahui dapat meningkatkan disolusinya.
     SLS juga meningkatkan permeasi obat melalui membran biologis
     Bahan pembasah terutama ditambahkan saat obat hidrofobik diformulasikan ke dalam tablet.
     Contoh: SLS, Sodium diisobutil sulfosuksinat

    http://risalahilmufarmasi.blogspot.co.id/2018/05/tablet-excipient.html


     
    http://risalahilmufarmasi.blogspot.co.id/2018/05/tablet-excipient.html

    BAHAN PENYALUT
    http://risalahilmufarmasi.blogspot.co.id/2018/05/tablet-excipient.html

    Komponen Penyalutan
    •  Pembentuk lapisan tipis
    Klasifikasi Pembentuk Lapisan Tipis:
    (a) Bahan non enterik ; HPMC, MHC, Etil selulosa, HPC, Povidon, Na-CMC, PEG, Polimer-polimer akrilat (Eudragit®)
    (b) Bahan enterik ; Selulosa asetat ftalat, polimer-polimer akrilat, HPMC ftalat, PVA ftalat.
    • Pelarut
    Fungsi : melarutkan atau mendispersikan polimer-polimer dan zat tambahan lain, serta membawanya ke permukaan substrat. Contoh : air, etanol, metanol, isopropanol, kloroform, aseton, metiletilketon, dan metilen klorida.
    • Plastisizer
    Suatu bahan pembentuk plastik eksternal dapat berupa cairan yang tidak mudah menguap, atau polimer lain, yang apabila dicampur dengan pembentuk lapisan tipis polimer utama, mengubah fleksibilitas, kekuatan tegangannya, atau sifat adhesi dari lapisan yang dihasilkan. Contoh minyak jarak, , Propilen Glikol, gliserin, PEG 200-400 dengan berat molekul yang kecil, dan surfaktan-surfaktan seperti tween, span, ester-ester asam organik.
    •  Colorants (Bahan pewarna)
    • Opaquant-extenders (zat yang memperluas keburaman) Untuk mendapatkan
    warna-warna yang lebih buram dan meningkatkan penutupan lapisan tipis.
    Contoh titanium dioksida, silikat (talk, aluminium silikat), karbonat (magnesium
    karbonat), sulfat (kalsium sulfat), oksida (magnesium oksida), dan hidroksida
    (aluminium hidroksida).
    • Bahan-bahan khusus dalam larutan penyalut
    Pemberi aroma dan pemberi rasa manis (untuk menutupi bau yang tidak disukai atau untuk mendapatkan rasa yang diinginkan), surfaktan (untuk melarutkan bahan yang tidak dapat bercampur atau yang tidak dapat larut, atau untuk memudahkan pelarutan penyalut dengan lebih cepat), antioksidan (untuk kestabilan sistem zat warna terhadap oksidasi dan perubahan warna), antimikroba (untuk mencegah tumbuhnya bakteri dalam komposisi penyalut selama pembuatan dan penyimpanan, dan pada tablet-tablet yang di salut).
     
    PEMANIS DAN PEMBERI RASA
    Pemanis dan pemberi rasa → biasanya hanya untuk tablet-tablet kunyah, hisab, buccal, sublingual, effervescent dan tablet lain yg dimaksudkan untuk hancur atau larut dimulut.
    Tujuan : Menutupi bau dan rasa bahan obat yang tidak menyenangkan
    Memberikan bau dan rasa yang enak pada tablet tertentu.
    Contohnya : Manitol, Sorbitol, Sukrosa dan Laktosa untuk tablet kunyah


    Tablet Excipients
     
    Pharmaceutical Tablet Disintegrating Agents
     


                                                      
       

Farmasi Kesehatan

loading...

TABLET EXCIPIENT

Bahan eksipien adalah zat tidak aktif yang diformulasikan di samping bahan aktif obat, untuk keperluan formulasi bulking-up yang mengandu...